Author

Diharapkan bagi umat yang ingin menyumbangkan tulisan-tulisannya untuk dipublikasikan di blog ini, yang bersifat membangun dan mencerdaskan umat, silahkan kirim ke; kebangkitan.hindu@gmail.com Terimakasih

Manusia 1/2 Dewa - Iwan Fals

Translate

Misteri Makna bilangan 108 dalam Sastra Veda

OM Swastyastu,
--- Ya Tuhan, semoga Engkau selalu memberikan perlindungan ---

Kali ini saya ingin mengajak para generasi Penerus Hindu untuk membuka misteri angka 108 dalam Hindu. Untuk itu Bangkitlah Hindu ku...sadarlah karena Dari semua hal, pengetahuan adalah yang paling baik, karena tidak kena tanggung jawab maupun tidak dapat dicuri, karena tidak dapat dibeli, dan tidak dapat dihancurkan. (Hitopadesa). 

SACRED AND POWER OF 108
Signifikansi Angka 108 dalam Ajaran Hindu

Electron shell 108 Hassium


Dalam Ajaran Hindu, angka 108 adalah suci dan keramat. Nama-nama Dewa dan Avatar juga selalu ditulis 108. Mengapa? Dari berbagai sumber di web, berikut ini yang saya dapatkan, lalu saya kaitkan dengan sedikit pengetahuan saya tentang Sanatana Dharma. Semoga berguna untuk menambah pengetahuan atas keindahan (beauty), kealamiahan (naturalness), dan keilmiahan (scientific) ajaran Veda.

1. Kekuasaan 1, 2, dan 3. Dalam matematika, 1x1 =1; 2x2 =4, dan 3x3x3 = 27. Bila digabung, 1x1x2x2x3x3x3 = 108, atau 1x4x27 = 108. Angka 1, 2, dan 3 ini, bila dikaitkan dengan teologi ketuhanan Hindu: Dia Yang Satu (Brahman) dengan kedua sifat-Nya (Tuhan Yang Tiada Berwujud – Nirguna Brahman dan Tuhan Yang Berwujud – Saguna Brahman), bila Dia Berwujud hadir dalam dua personifikasi yaitu Tuhan dan Shakti (energi ilahi)-Nya; memiliki tiga kuasa utama yaitu mencipta (Brahma), memelihara (Vishnu), dan melebur (Shiva).

2. Skala Numerik. Angka 1 dari 108, dan angka 8 dari 108; jika ditambahkan menjadi 9; yang merupakan jumlah skala numerik yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9; dan nol (0) bukanlah angka.

3. Alfabet Sanskerta. Terdapat 54 huruf dalam alphabet Sanskerta, dan masing-masing memiliki maskulin dan feminin, jiwa dan energinya; karenanya 54x2 = 108.

4. Kitab Upanisad. Upanisad sebagai kelompok kitab Sruti yang posisinya sebagai śākhā atau penjabaran kitab-kitab Catur Veda. Kitab Muktika Upanisad menyebutkan bahwa terdapat 108 kitab upanisad yang masing-masing terdiri dari 10 Upanisad yang merupakan śākhā dari Rg. Veda, 16 Upanisad yang merupakan śākhā dari Sama Veda, 51 Upanisad yang merupakan śākhā dari Yajur Veda dan 31 Upanisad yang merupakan śākhā dari Atharva Veda.

5. Japamala. Japamala biasa dikenal sebagai tasbih atau rosario. Japamala berasal dari bahasa Sanskerta yaitu “Japa” (“Japam”) yang berarti mengulang-ulang mantra suci dan “Mala” yang berarti butiran-butiran yang dirangkai dengan benang. “Japa” sendiri terdiri dari dua kata pokok yaitu “JA” yang artinya menghancurkan siklus kelahiran dan kematian (punarbhawa) dan “PA” yang artinya menghancurkan segala dosa. Jumlah butir-butir ganitri (tasbih) adalah 108: 1 + (0) + 8 = 9. Jumlah kedudukan Tuhan dalam manifestasi-Nya sebagai Dewa menurut arah mata angin adalah 9, yaitu: Ishwara (timur), Mahesora (tenggara), Brahma (selatan), Rudra (barat-daya), Mahadewa (barat), Sangkara (barat-laut), Wisnu (utara), Sambhu (timur laut) dan Siwa-Sada Siwa-Parama Siwa (tengah-tengah).
 tasbih/rosario
6. Gopi Krishna. Gopi dalam bahasa Sanskerta berarti ‘wanita-gembala-sapi’. Gopi adalah para bhakta penyembah Tuhan dalam kehadiran-Nya ke dunia sebagai Awatar Krishna. Dalam tradisi Vaisnava, disebutkan jumlah Gopi Krishna adalah 108.

7. Disiplin Spiritual. Angka 108 merupakan simbol-simbol dalam disiplin spiritual. 1 merupakan simbol Tuhan atau Kebenaran (Truth), 0 merupakan simbol kekosongan (emptiness) yang merupakan puncak disiplin rohani (completeness), dan 8 merupakan simbol keabadian (eternity) atau ke-takterhingga-an (infinity).

8. Sri Yantra. Sri Chakra atau Sri Yantra adalah yantra yang dibentuk oleh tiga baris segitiga atau sembilan segitiga yang saling berhubungan dan berpotongan. Yantra adalah energi yang disebut cakra. Dalam perpotongan tersebut, terdapat 54 persimpangan antara alam semesta fisik dan sumbernya yang tiada berwujud (unmanifest), dan setiap persimpangan memiliki maskulin dan feminin. Sri Yantra ini merupakan dewi dalam bentuknya Shri Tripura Sundari Lalitha atau "keindahan dari tiga dunia". Empat dari titik segitiga ke atas mewakili Siwa atau maskulin, lima dari titik bawah segitiga mewakili feminin. Jadi Sri Yantra merupakan persatuan Ilahi Maskulin dan Feminin, karenanya, 54x 2 = 108. Karena terdiri dari sembilan segitiga, Sri Yantra dikenal sebagai Chakra Navayoni, terwujud dalam alam semesta, juga dalam tubuh manusia.

9. Spiritualitas 12x9. Dalam banyak tradisi angka 12 dan angka 9 dikatakan memiliki makna spiritual. Hasil perkalian kedua angka ini, yaitu 12x9 adalah 108.

10. Chakra Jantung. Chakra berasal dari kata Sansekerta, berarti "roda" (wheel) atau "memutar" (turning). Chakra ada pada lapisan tubuh halus manusia, dalam formasi berbentuk kipas yang semakin meningkat. Chakra adalah pusat dan garis energi. Chakra Jantung (Anahata, Heart Chakra, di daerah jantung) adalah persimpangan dari garis energi. Terdapat total 108 garis energi konvergen untuk membentuk Chakra Jantung. Salah satunya, sushumna mengarah ke Chakra Mahkota (Sahasrara, Crown Chakra, di bagian atas kepala; 'soft spot' bayi yang baru lahir), jalan menuju realisasi Diri.

11. Astrologi. Dalam astrologi Chandra Kala India, disebutkan ada 12 Rasi bintang (Chandra) dan 9 segmen busur yang disebut namshas atau chandrakalas. 12x9 = 108.

12. Waktu dan Perasaan. Beberapa ahli mengatakan ada 108 perasaan, dan perasaan-perasaan ini terkait dengan waktu; 36 perasaan terkait dengan masa lalu, 36 perasaan berkaitan dengan masa kini, dan 36 perasaan yang berkaitan dengan masa depan.

OM Tat Sat,
'‘All that is the Truth'.

OM Shanti Shanti Shanti OM
--- Ya Tuhan, Semoga Damai di Hati, Damai di Dunia, Damai untuk selamanya ---

Sumber:
http://www.hinduismnet.com/significance_of_108_hinduism.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Sri_Yantrahttp://narayanasmrti.com/2011/09/16/kedudukan-upanisad-dalam-kitab-suci-veda/
http://gusmang.blogspot.com/2010/08/japamala-atau-tasbih-menurut-ajaran.html
http://www.facebook.com/groups/bangkithindu/doc/455740427781508/

Artikel Terkait

2 comments:

  1. Om Suastiastu....

    Suguhanya bagus sekali,,, saya merasa kagum ada refference tentang hindu. Mari Kita Sambut Kejayaan Hindu Nusantara.

    Tiang sudah follow balik niki.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. om namaste..suksme terune bali..terus lah kita berkarya

      Delete

Boleh berkomentar panjang lebar, silahkan!Tulisan ini mungkin sinis tapi mudah-mudahan bisa memberi pengertian dan kesadaran untuk lebih mencintai Agama,Tanah Air, Bangsa dan Nusantara. Mencintai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Darma Mangrwa, budaya serta peninggalan-peninggalan leluhur seperti Candi-candi, Pura, Puri, Purana ataupun yang lainnya.